๐ Kutukan Firaun Amun-Ra: Sang Penjaga Kebisuan
Ini adalah kutukan yang konon tertulis di atas peti mati granit Firaun Amun-Ra, penguasa dinasti ke-XIV yang makamnya sengaja disembunyikan untuk menjaga rahasia-rahasia sihirnya.
Peringatan di Gerbang (Mantra Pembuka)
Di pintu makam, sebuah peringatan singkat terukir dalam hieroglif yang berlumuran debu:
โBarang siapa yang dengan keserakahan dan tangan tidak suci mengganggu tidur Sang Raja. Barang siapa yang mengambil dari makam ini satu batu, satu jimat, atau satu napas keheningan.โ
Kutukan Tiga Malam (Efek Kutukan)
Kutukan Amun-Ra tidak membunuh dengan cepat, melainkan membusukkan jiwa dan pikiran. Ia bekerja dalam tiga tahap, yang terjadi selama tiga malam berturut-turut setelah barang dari makam dicuri atau disentuh dengan niat jahat.
Malam Pertama: Sentuhan Kekeringan
Pada malam pertama, kutukan akan menyentuh kekayaan materi sang pelaku.
- Semua yang ia sentuh akan terasa seperti debu. Emas dan perak akan terasa dingin dan kosong.
- Kehausan yang tak terpuaskan akan menyiksanya. Air tidak akan terasa menyegarkan; makanan tidak akan terasa bergizi.
- Di tengah malam, ia akan terbangun dan melihat simbol Mata Horus terukir di bayangannya sendiri, simbol yang berkedip dengan penghakiman diam.
Malam Kedua: Bisikan Kematian
Pada malam kedua, kutukan menyerang pikiran dan tidur sang pelaku.
- Ia tidak akan bisa tidur nyenyak. Setiap kali ia memejamkan mata, ia akan mendengar bisikan bahasa Mesir kuno yang tak terhitung jumlahnya. Bisikan itu bukan kata-kata, melainkan gema dari jiwa-jiwa yang terperangkap di dalam makam.
- Buku-buku yang ia baca dan peta-peta yang ia lihat akan berubah menjadi pemandangan labirin gelap makam Amun-Ra. Ia akan mulai meragukan di mana ia berada.
- Setiap cermin yang ia lihat akan menunjukkan bukan wajahnya, melainkan wajah Firaun yang dipenuhi kemarahan kering, seolah-olah kulit Firaun kini menjadi miliknya.
Malam Ketiga: Pelukan Pasir
Pada malam ketiga, kutukan akan menuntaskan penghancuran keberadaan sang pelaku.
- Bayangan gelap akan mengikutinya, semakin dekat setiap jamnya. Bayangan ini bukan sekadar kegelapan, melainkan jiwa-jiwa penjaga makam yang dipimpin oleh Ammit, pemakan jiwa.
- Pada saat Matahari terbit, sang pelaku akan ditemukan. Tubuhnya tidak akan memiliki luka, namun ia akan tampak tua ribuan tahun dalam semalam.
- Di sekelilingnya, akan ditemukan pasir halus dari gurun, tidak peduli di mana ia meninggal. Dan yang paling mengerikan: lidahnya akan menghilang, digantikan oleh skarabeus hitam yang menjamin bahwa ia akan membawa rahasia makam itu ke dalam kebisuan abadi.
โKebisuan adalah hukuman yang adil bagi mereka yang mencuri suara keheningan Firaun. Sekarang, beristirahatlah, tanpa kata-kata, di bawah matahari abadi Ra.โ



One response to “KUTUKAN FIRAUN”
Hi, this is a comment.
To get started with moderating, editing, and deleting comments, please visit the Comments screen in the dashboard.
Commenter avatars come from Gravatar.